Twitter Polres

Kapolres Metro Jakarta Pusat

Kapolres Metro Jakarta Pusat

Sabu Seberat 1,8 KG Gagal Diedarkan, Lantaran Aksi Team Pemburu Narkoba Polrestro Jakpus

Polres Metro Jakarta Pusat menggelar release penangkapan pelaku peredaran gelap narkotika jenis sabu. Dari tangan pelaku polisi menyita barang bukti seberat hampir dua kilogram.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Suyudi Ario Seto ‎mengatakan, pada pukul 21.40 WIB Selasa 25 Juli 2017, tim lapangan menangkap seorang tersangka berinisial DD alias KK (37) di depan ruko di Jalan KH Moh Mansyur, Kelurahan Krendang, Kecamatan Jembatan Lima, Jakarta Barat.

Dari tangan ‎DD polisi mengamankan barang bukti berupa satu bungkus plastik klip yang didalamnya berisikan sabu seberat dua gram dan di bungkus lainnya berisi sabu seberat lima gram.

"Setelah diinterogasi, tersangka ternyata masih menyimpan sabu didalam bagasi motor berupa sebuah plastik warna silver yang didalamnya terdapat plastik klip ukuran besar isinya sabu seberat 958 gram," kata Suyudi di Mapolres Jakarta Pusat, Senin (31/7/2017).

Tak sampai disitu, DD juga mengakui masih menyimpan sabu di kamar kosnya di daerah Jelambar, Jakarta Barat. Setelah tim bergerak ke sana, rupanya paket sabu tersebut sudah diamankan oleh istri DD bernama DS (23) ke daerah Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara.

"Anggota kemudian mengejarnya dan berhasil menyita barang bukti ‎sabu seberat 929,5 gram yang terdapat didalam sebuah plastik ukuran besar dan beberapa bundel plastik klip kosong," terang Suyudi.

Setelah melakukan interogasi tahap selanjutnya, tersangka DD mengaku mendapatkan sabu dari seseorang bernama KS yang kini masih buron dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO)‎. 

"Awalnya (DD dapat sabu dari KS) sebanyak tiga bungkus plastik besar pada Senin 24 Juli 2017. Lalu hari Selasa 25 Ju‎li DD menyerahkan satu bungkus sabu itu kepada seseorang bernama LIK yang hingga kini masih diburu. Penyerahan sabu itu berdasarkan perintah KS kepada DD. Selanjutnya sisa satu bungkus lagi ditemukan pada istri DD di kamar kosnya," tutur Suyudi.

Suyudi melanjutkan, tersangka DD diketahui berprofesi sebagai DJ di sebuah tempat hiburan malam. Pelaku, kata dia, menyambi pekerjaan sebagai bandar dan pengedar sabu.

"Sehingga polisi menangkap dua orang tersangka yang merupakan suami istri, yakni DD dan DS. Total sabu yang diamankan sebanyak 1.894,5 gram (hampir dua kilogram)," pungkas Suyudi.

Kini kedua orang pelaku telah diamankan di Mapolres Jakarta Pusat. Sedangkan dua orang lainnya yang disebut namanya, yakni KS dan LIK masih diburu polisi. Kedua pelaku dijerat dengan Pasal 114 Ayat 2 Sub Pasal 112 Ayat 2 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkoba dengan ancaman pidana penjara maksimal 20 tahun‎.

Humas Polres Metro Jakarta Pusat-Adhi